oleh

Andi Sirajuddin ; Sultan M. Salahuddin di Usul ke Pemerintah Sebagai Calon Pahlawan Nasional dari Mbojo

Liberalnews, Bima – Setelah sekian lama menantikan keputusan dari pihak pemerintah terkait yang memenuhi persyaratan khusus untuk di ajukan menjadi pahlawan nasional namun pada akhirnya Muhammad Salahuddin dinobatkan menjadi sultan Bima ke 14 ,lahir pada tahun 1881dan wafat pada umur 60 tahun tepatnya pada hari kamis 11 juli 1951 di rumah sakit Cikini Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Karet Jakarta.

Pada waktu yang cukup lama 68 tahun silam sultan meninggalkan jejak perjuangannya di bumi pertiwi bima (Dana Mbojo) ķarena hijrah untuk mencari pembelajaran Islam untuk mendekatkan dirinya pada Allah SWT.Sejarah Bima telah mengukir perjalanannya sehingga sampailah pada perencanaan dulu untuk di usulkan menjadi pahlawan Nasional ke pemerintah Indonesia.

” Pada tahun 1908 diangkat menjadi Jena Teke dan Tureli Dongo, dan menurut menteri Urusan Hukum dan Kerja sama kerajaan. Prof.Dr. Imran Ismail, MS dikala itu menyebut ‘ Sultan Muhammad Salahuddin sebagai tokoh rekonsiliasi.’ Kata ‘ Andi Sirajudin kepala Dinas sosial senin, (15/7/2019) liberalnews.net

Lebih jauh, Saat menjabat Tureli Donggo ,Sultan lakukan pendekatan dan rekonsiliasi dengan tokoh tokoh di Ngali, Denkana, Kala dan Rasanggaro pasca perang rakyat. ( Bima 1945-1950, Perjuangan Fisik Dan Organisasi dulu)
Menurut kepala dinas sosial dikutip dari sejarah ‘Semasa hidup Nya, diberi gelar Makakidi Agama ( Tegakan Islam ),hal ini menaruh perhatian terhadap  pendidikan dan  agama maupun pendidikan moderen.

” Ia adalah sosok khalifah terakhir yang menandakan berakhirnya masa kejayaan kesultanan Bima yang telah dibangun selama 311 tahun silam ,’ Jelas Andi Sirajudin.

Pada tahun 2009 lalu oleh pihak pemerintah menganugerahkan” Bintang Mahaputra Adi Pradana” Oleh Presiden Republik indonesia bapak  Susilo Bambang Yudoyono (SBY) Kini di 2019 upaya itu terus dilakukan agar kiranya dapat di upayakan seperti keinginan dari pihak pemkab Bima dan masyarakatnya dan semoga di tahun ini bisa terwujud. Amin

Sudah 68 tahun Almarhum meninggalkan kita semua”Sultan Muhammad Salahuddin” telah pergi meninggalkan (Dou Labo Dana Mbojo ) dari perjalanan panjangnya Kata Andi Sirajudin mengemukakan.

Seiring berjalannya waktu jua Sudah 10 tahun terakhir sultan di usulkan ke pusat sebagai Calon Pahlawan Nasional (CPN) sejak tahun 2009 hingga 2019 ini dan harus selalu optimisme buat PemKab Bima  untuk memperjuangkannya sebagai ” Pahlawan Nasional ” yang terdaftar pada lembaran negara

Adapun pihak kepala dinas sosial berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap berdo’a serta meminta dukungannya agar apa yang telah kita cita-citakan dapat segera terwujud karena Tim dari jakarta akan berkunjung ke bima pada tanggal 17 hingga 20 juli 2019 mendatang untuk mencari fakta-fakta baru sekaligus mengecek lapangan dan mencari informasi atas kebenaran yang di ajukan CPN tersebut Imbuhnya.(@).

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">

Komentar

Tinggalkan Balasan

Topik